Tampilkan postingan dengan label cerita kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita kehidupan. Tampilkan semua postingan

JEJAK SEHARI BERSAMA SRAGEN

SRAGEN – Sragen merupakan kabupaten yang ada diprovinsi Jawa Tengah, terletak kurang lebih 30 km timur kota Surakarta. Kabupaten Sragen memiliki julukan Bumi Sukowati, karena nama Sukowati digunakan pada masa pemerintahan Kerajaan Surakarta. Sragen mempunyai potensi wisata yang tidak kalah menariknya dengan daerah lain, salah satunya terkenal ditelinga masyarakat luar daerah, yakni berbagai macam situs prasejarah terletak di Desa Sangiran, Kalijambe, desa ini menampung benda-benda bersejarah yang ditemukan disekitar lokasi. misalnya: museum Sangiran, museum Bukuran, museum Klayar dan lain sebagainya.
Liburan hemat kali ini tidak berada dimuseum biasanya. Blusukan pertama yakni didusun Pungkruk, desa Doyong, kecamatan Miri, Sragen. Bermodalkan sepeda motor, kali ini saya akan menelusuri keindahan Kota Sragen ini. Tiba didusun Doyong dengan cuaca terik matahari yang menampangkan segala keindahannya, menjadi gairah tersendiri bagi saya. Namun sedikit kebingungan saya ketika sampai dilokasi yang saya tuju, yakni keamanan sepeda motor saya, dengan sedikit keberanian akhirnya saya berhasil meminta izin kepada warga sekitar untuk menitipkan sepeda motor dan juga sedikit bertanya perihal nama air terjun tersebut.

Benar saja, air terjun desa Doyong Miri ini dinamai warga air terjun Dung Grujug yang terletak di kali Pungkruk yang tidak lain adalah terusan dari sungai kedung kancil yang biasa bermuara diWaduk Kedung Ombo, Sumber lawang. Setelah menapaki jalan setapak yang agak licin dan berbelok-belok untuk menuju sumber suara dengan gagahnya memperlihatkan derau air, untuk jaraknya kurang lebih 500 meter. Setelah berhasil menuju air terjun, saya terbelalak dengan eksotis alami air terjun dung Grujug ini. Keelokan air terjun Dung Grujug ini menambah dengan memperlihatkan batu-batu karang yang membentuk motif garis-garis mendatar, motif terbentuk karena adanya gerusan air secara terus menerus selama bertahun-tahun.
Saya sempat menikmati derau air dan angin yang menggelitik kulit saya, ditambah lagi spot mancing yang diperlihatkan indah oleh warga sekitar yang biasa dilakukan kaum adam. Benar adanya, air terjun Dung Grujug ini juga menjadi lokasi untuk memancing karena terlihat jelas ikan yang ada di sungai air terjun ini, seperti ikan lele dan ikan sidat. Untuk ketinggian air terjun ini kurang lebih 5 meter, meski tergolong air terjun kecil dan warna air yang kecoklatan. Tidak menjadi halangan untuk menelusuri surga kecil ini. Terlebih harapan saya, agar air terjun Dung Grujug ini, dikelola masyarakat sekitar untuk dijadikan obyek wisata dan juga kebersihan agar lebih diperhatikan, terutama pengunjung air terjun Dung Grujug ini terlihat meninggalkan sampah serta dalam berselfie lebih safety karena karang terbilang cukup licin.
Untuk menuju kelokasi air terjun Dung Grujug, bisa ditempuh rute Solo-Grobogan, sesampai disimpang tiga Modro, langsung ambil rute menuju kecamatan Miri, untuk jaraknya kurang lebih 2 km dari kantor kecamatan Miri. Agar lebih nikmat, bisa membawa alat pancing sambil menikmati derau air terjun dung Grujug ini.
Usai menelusuri air terjun, saya langsung menelusuri waduk kedung ombo merupakan bendungan raksasa seluas 6.576 hektar yang areanya mencakup sebagian wilayah di tiga kabupaten, yaitu Sragen, Boyolali dan Grobogan. Lokasi wisata waduk kedung ombo ini menjadi wisata andalan Sragen yang terletak dikecamatan sumberlawang, sekitar 30 km dari pusat kota. Waduk kedung ombo ini dibangun sekitar tahun 1980.
Namun blusukan  kali ini tidak diobyek wisata kedung ombo sendiri, melainkan dataran bukit sebelum menuju obyek wisata kedung ombo. Perlu diketahui obyek wisata waduk kedung ombo terletak di Desa rambat, kecamatan geyer, kabupaten Grobogan kurang lebih 29 km kearah selatan Purwodadi.


Tidak usah bingung untuk lokasinya, karena lokasi bukit kedungombo ini cukup strategis yakni kiri jalan dari arah gemolong. Dahulu lokasi ini merupakan tempat pendaratan helikopter, terlihat jelas masih ada sisa-sisa yang memperjelas bukti keberadaannya. Sampai dilokasi terpampang pagar besi yang tertutup, namun ada sedikit celah yang cukup untuk masuk. Perlu diwaspadai pula dengan keberadaan sepeda motor, karena tidak ada penjagaan dilokasi tersebut. Setelah berjalan dan menulusuri bukit kedung ombo yang terbilang tidak begitu tinggi, akhirnya saya disuguhi pemandangan yang menajubkan! Bebatuan terpampang rapi nan elok, serta view waduk kedungombo yang begitu jernih ditambah pula keberadaan perahu yang mengitari untuk memancing ikan.
Tidak hanya itu, lokasi ini memang jarang dikunjungi wisatawan. Karena wisatawan lebih memilih obyek wisata kedung ombo yang mayoritas dikunjungi keluarga, saudara, dan sebagainya untuk sekedar menjelajahi kuliner khas waduk kedung ombo yakni beberapa suguhan ikan seperti ikan emas, ikan nila, wather, dan lain sebagainya. Serta fasilitas obyek wisata kedung ombo yang menyediakan beraneka macam tempat permainan, penyewaan perahu, pohon yang rindang merupakan tempat yang cocok sekali berkumpul bersama keluarga menikmati keindahan waduk kedung ombo dan juga kuliner yang tentunya murah-meriah.

Bukit kedung ombo ini, nampak masih sepi hanya ada beberapa perahu yang melintas saja, kebahagiaan tersendiri bagi saya dan rekan perjalanan saya untuk menikmati view yang menajubkan dan juga tidak lupa mengabadikan apa yang sudah saya rekam melalui mata, akan saya bidik melalui kamera ponsel. Usai menikmati, saya dan rekan perjalanan kembali menelusuri keindahan kota Sragen, namun harapan untuk menikmati sunset dibukit kedung ombo sirna sudah, karena rasa was-was yang terlintas dibenak saya akan keadaan sepeda motor mengurungkan niat saya dan rekan perjalanan saya menikmati sunset disini.
Harapan itu kembali muncul, tatkala blusukan menjelang sore ini menuju ke Gunung Kemukus, Sumber lawang. Lokasi gunung kemukus ini cukup dikenali karena sudah ada plang yang mengisyaratkan keberadaan tersebut. Rasa kecewa tidak bisa menikmati sunset dibukit kedung ombo terbayar sudah dijembatan yang menghubungkan gunung kemukus dengan jalan yang biasa warga melintas. Saya dan rekan perjalanan kembali menikmati proses matahari tenggelam dengan membidik kamera ponsel, view yang menenangkan jiwa dan juga keamanan sepeda motor yang dijaga dengan baik oleh warga sekitar. Akhirnya perjalanan satu hari ini, usai sudah. Jangan lupa tetap menjaga keindahan alam yang sudah diciptakan Tuhan untuk umatNya.















jelajah Sukoharjo, makmur!

 SUKOHARJO – menjelajahi eksotisme daerah, khususnya Sukoharjo sebagai salah satu kabupaten provinsi Jawa Tengah ini cukup terkenal di Indonesia, sebagai sentra penghasil produk jamu atau obat tradisional yang disediakan secara tradisonal yang komposisiya dari bagian tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan, kulit batang dan sebagainya yang menjadi penyusun jamu, biasanya terasa pahit dan dikonsumsi secara turun temurun oleh masyarakat karena berbagai macam khasiat dan manfaat yang dihasilkan baik untuk kesehatan. Dari banyaknya pedangang jamu tradisional di kabupaten Sukoharjo, maka didirikanlah patung identitas Sukoharjo yaitu patung Jamu Gendong yang nampak didaerah Bulakrejo sebagai ciri khas kota Sukoharjo, patung ini menggambarkan seorang petani dan seorang penjual jamu gendong diberbagai kota besar.
Tetapi bukan hanya jamu saja!


Untuk itu travellingirit ala mahasiswa, mengajak sobat berkeliling kota Sukoharjo yang berbatasan dikota Solo ini, tentunya untuk mencari tempat-tempat kece yang dapat dijadikan tempat plesiran yang oke dan menghilangkan kepenatan yang ada.
Untuk memperdalam akan kecintaan kota Sukoharjo ini, memiliki slogan MAKMUR yang merupakan akronim dari Maju Aman Konstitusional Maju Unggul Rapi. Nah.. slogan ini menjadi cerminan sebagian besar masyarakat yang tinggal disana terkenal ramah serta memiliki kondisi lingkungan yang aman. Kurang apalagi? Selain masyarakat sehat karena mengkonsumsi jamu, serta penghasil jamu dan juga memiliki kota yang MAKMUR nan aman.
Jamu dan slogan makmur ini, akan menjadi bertambah daya tarik lagi akan eksotisme alam yang dimiliki Sukoharjo ini. Perjalanan pertama akan menapaki Gunung Sepikul, didesa Gentan kecamatan Bulu kabupaten Sukoharjo.
Pukul 08.00 kami berangkat dari Solo-kampus UMS, lagi-lagi dengan bermodalkan GPS alhasil perjalanan sampai ditempat tujuan, untuk rute atau arahnya berpatokan dengan wisata batu seribu, hanya berbeda arah sedikit (bisa tanya warga sekitar). Kemudian persiapan kami lakukan, meski terbilang tidak terlalu tinggi akan baiknya diperlukan streeching atau pemanasan dan juga menitipkan sepeda motor dirumah warga sekitar.
Meski pada mulanya, kami kesulitan menentukan arah untuk menuju keatas karena jalan masih belum terbentuk dan juga melewati kebun yang lumayan luas. Alhasil kami berupaya mengingat ingat rutenya, meski selama perjalanan banyak ranting dedaunan dan juga duri menusuk dikulit kami. Perjalanan tampak melelahkan selama menelusuri, memanjat diperlukan konsentrasi yang cukup tinggi untuk mencapai puncak! Kurang lebih 30 menit kami tempuh, sudah menunjukkan pukul sepuluh pertanda terik matahari mulai menampakkansenyengatan khasnya dikulit kami.


SUDAH BERADA DIPUNCAK!
“karena hasil tidak akan menghianati proses...” –tetypermana-
Beberapa pertanyaan menyeruat dibenak penulis, akan nama Gunung Sepikul ini.. sembari istirahat sambil menikmati pemandangan diatas bebatuan dan juga luas hijau sawah Sukoharjo ini, ternyata ada sejarah yang menyeruat mengenai penamaan Gunung Sepikul yang umumnya berbentuk bongkahan batu-batuan yang menjulang tinggi dan tidak ada keaktifan seperti gunung pada umumnya.
Masih ingat cerita legenda berdirinya Candi Prambanan di Jogja?
Ternyata cerita ini ada kaitannya dengan Gunung Sepikul yang ada didesa Gentan kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo. Gunung ini berada dikawasan wisata batu seribu dan konon batu ini dipercaya sebagai bahan pembuatan Candi Prambanan dan ketika Bandung Bondowoso gagal, ia meninggalkan begitu saja tumpukan batu tersebut hingga menjadi dikenal dengan gunung sepikul ini. Warga menyebutnya Gunung Sepikul karena posisi gunung tersebut saling bersebelahan dan sama tinggi sehingga seperti barang yang siap dipikul. Pada sekitar akhir 80-an, kawasan gunung ini pernah dipakai sebagai lokasi syuting sinetron Wiro Sableng yang juga merekrut warga sekitar untuk ikut terlibat sebagai pemain figurnya!
            Terik matahari yang menyengat menunjukkan pukul 11.00 siang, sudah menjadi pertanda kami untuk segera turun dan melanjutkan perjalanan selanjutnya. Kami kembali memacu sepeda motor menuju air terjun Krajan, atau dikenal dengan curug Krajan terletak dipegunungan Bronggang, Krajan, Weru, Sukoharjo berada sekitar 30 km dari kota Sukoharjo. Perjalanan kami terhenti sejenak, ketika melihat bunga yang dikelilingi beraneka macam kupu-kupu ini, kami sempat ternganga karena bunga yang dibiarkan tumbuh ini terletak disepetak sawah. Kami langsung menyempatkan untuk mengabadikan moment ini dengan tidak merusak sawah warga.


Sejenak menikmati, kami langsung melanjutkan perjalanan sesuai dengan tujuan kami. Rerumputan membentang, pepohonan nampak gagah menantang langit dan juga kemericik air sungai menjadi pertanda tujuan perjalanan kami. Kali ini, terdapat tempat penitipan motor, yang akhirnya kami merasa aman untuk menitipkan motor, berbeda dengan perjalanan sebelumnya.


Menelusuri lagi !
Sekitar 400 meter dari arah tempat penitipan motor, kembali lagi kami menelusuri.. kian dekat kian terdengar suara gemericik menggoda, membuat rasa penasaran kian menggebu. Setelah berhasil mengalahkan jalan setapak yang semakin naik nan terjal, tiba lah kami menuju surga tersembunyi bernama curug Krajan itu mengobati lelah.
Curug Krajan ini, nampak gagah  setinggi kurang lebih enam meter, terdapat dua air terjun yakni sisi barat dan sisi timur, alirannya tak terpusat disatu bagian tetapi memanjang mengikuti bibir tebing.


Daya tarik kaum muda!
Gemericik curug Krajan ini menambah lengkap karena banyaknya pengunjung yang kala itu menikmati liburan bersama.
Disudut lain, pengunjung sibuk mengabadikan moment bersama dengan orang terkasih dan juga keluarga yang sengaja mengambil latar air terjun curug. Kami sempat menanyakan perihal air terjun curug Krajan ini, yang masuk wilayah Gunung Kidul dan dapat diakses dari desa Bronggang. “Kesempatan berharga bagi pengunjung, karena air terjun Krajan ini lebih indah bila musim penghujan” tutur salah satu petugas parkir setempat. Kesempatan berharga lagi, ketika kami berhasil berada dipuncak Curug Krajan ini, sembari menikmati dingin nan sejuknya curug ini, yang sebelumnya kami berada diketinggian Gunung Sepikul yang begitu panas, akhirnya terbayarkan sudah kenikmatan kota Sukoharjo MAKMUR!
Sukoharjo kota kecil yang menyimpan banyak potensi wisata keren ini butuh sedikit polesan dari pemerintah untuk mengembangkan potensi yang ada agar banyak dikunjungi traveller. Modal keindahan alam sudah terpenuhi hanya peningkatan kualitas saja yang perlu diperbarui




EUPHORIA! WWIM13 SurakERTHA


SURAKARTA – Antusias masyarakat pengguna instagram (sebut saja instagramers atau igers) khususnya diIndonesia sekarang ini terhadap akun jejaring sosial mulai marak. Kembali! event yang diselenggarakan oleh pengguna akun instagram seluruh dunia, bernama World Wide InstaMeet atau biasa disingkat dengan WWIM  ini merupakan kegiatan rutin dalam setahun diselenggarakan dua kali. Euphoria massa acara tahunan ini diselenggarakan enam bulan sekali serentak didunia,  tujuan WWIM yaitu Insta Meet secara terminologi berarti Instagram MeetUp yang merupakan sebuah kegiatan gathering atau meet up antar-Igers yang rutin dilakukan oleh komunitas mobile photography di Indonesia. 
Indonesia salah satu negara pengguna situs media sosial yang secara aktif juga meramaikan acara tahunan ini, sebagai tujuan untuk menjalin hubungan antar seluruh komunitas Igers diIndonesia yang berasal dari berbagai kota ataupun berbagai aliran minat seperti adventure, travelling, foodies, human interest, nature, black and white (BW), minimalist, urban, street dan lain sebagainya.
Kota Surakarta (24/3) salah satunya, kembali merayakan acara WWIM ke 13 ini dengan mengusung tema “Earth Day” untuk memperingati hari bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2016 disambut meriah oleh pengguna Igers se-Solo raya, puncak acara diselenggarakan diBukit Seribu, Bulu, Sukoharjo, yang merupakan salah satu obyek wisata Sukoharjo ini berhasil memukau para igers soloraya. Terbukti jumlah yang kurang lebih ada 109 peserta ini, secara aktif meramaikan acara WWIM13, salah satu peserta yang aktif mengikuti acara tahunan WWIM. Rizal Pradana (IG: @RizalPradana) mengatakan “Saya sangat antusias mengikuti acara WWIM ini, WWIM12 dan WWIM sebelumnya saya ikut. Setiap WWIM ada tempat yang saya eksplore dan teman-teman Igers, sebelumnya WWIM12 diParalayang, Karanganyar dan sekarang diBukit Seribu, Bulu, Sukoharjo. Setiap acara WWIM mempunyai kesan tersendiri, bagi saya WWIM13 ini seru! Ditambah lagi solidaritas antar sesama sangat tinggi! Meski menaiki bukit yang terbilang cukup tinggi dan cuaca panas, teman-teman Igers se-Solo raya berhasil mencapai puncak bersama! Dan ada marchendisenya pula!”.
Selain, mendapat teman-teman baru yang tentunya memiliki kegemaran sama, juga mendapat hadiah dari sponsor yang turut andil meramaikan acara dikota Solo ini. “Kalo masalah sponsor enggak susah sih nyarinya, kita juga enggak ada target harus dapat sponsor berapa dan bagaimana, acara jalan aja.. dan alhamdulillah lebih sering sponsor yang menghubungi kita”. Ida Femianti (IG: @Sutrisnoputri) ketua Pelaksana WWIM 13 Surakarta ini, selain aktif menjabat sebagai ketua pelaksana WWIM sejak WWIM11-hingga sekarang, adalah mahasiswi jurusan Analisis Kesehatan Nasional disalah satu Akademi analisis kesehehatan di Solo ini mengungkapkan, sejarah yang mendasari dirinya sebagai ketua pelaksana WWIM ini diangkat oleh para Igers Surakarta, bermula keinginan para pengguna Igers menginginkan mengadakan event WWIM seperti dijogja. “Karena Solo mempunyai banyak tempat hunting seru, maka diangkatlah kenekatan kita untuk mengadakan WWIM11 pertama kali dan  alhamdulillah jumlah pesertanya lumayan banyak, sponsor pun membanjiri” ujar mbak Ida. Ditambah lagi “next time WWIM akan diangkat tema sesuai dengan permintaan akun pemilik Instagram itu sendiri”.
 Panitia WWIM13Surakarta yang lain berhasil penulis wawancarai, seorang wanita yang gemar berpetualang ini bernama Risa Febri Pangestuti (IG: @sotoygrapher) memiliki panggilan kesayangan Sasa, oleh rekan-rekan Igers seSolo raya. Sasa merupakan mahasiswi dari jurusan Farmasi disalah satu Universitas Swasta, berhasil menjadi panitia tahunan WWIM11 hingga WWIM13 sekarang ini. Sasa dan rekan panitianya berhasil merayakan acara WWIM13 SurakERTHA diBukit Seribu, Bulu, Sukoharjo dengan tujuan untuk merayakan hari Bumi dan juga diharapkan pengguna instagram dapat menunjukkan partisipasinya dalam mencintai alam disekitar kita. Tuturnya  “Untuk respon peserta asik-asik aja, capek pasti karena WWIM13 medan yang paling berat selama ini. Biasanya sampai lokasi tinggal parkir dan udah bisa hunting. Untuk pengalaman mereka pada seneng aja, bahkan mereka bilang enggak kapok! Buktinya ada peserta langganan WWIM11 masih ikut, berarti mereka enggak kapok padahal WWIM11 lumayan melelahkan” tutur Sasa, yang kini populer  dengan hastag #AkuBocaheSasa dikalangan Igers Solo raya.
Peserta yang mengikuti WWIM13Surakarta mulai dari remaja hingga dewasa ini, sangat antusias.
Sejarah WWIM ini diadakan pertama kali di Bali pada tanggal 29 Juni 2013, dan diikuti 25 pengguna Igers yang berasal dari empat kota (Bali, Jakarta, Bandung dan Makassar). Sasa menambahkan, tujuan diadakannya Instameet ini “Untuk berdiskusi mengenai fotografi, eksplore tempat baru, dapet temen baru didunia nyata dan juga dari sinikita bisa lebih deket tanpa harus ada WWIM, kita bisa bertemu dilain waktu juga”
Di luar jadwal rutin juga mempunyai satu agenda global bernama WWIM atau World Wide Insta Meet, di mana acara ini agenda Instameet yang juga diadakan secara serentak di seluruh dunia pada tanggal yang sama. WWIM telah diselenggarakan sebanyak 11 kali, sedangkan Instameet Indonesia telah menyelenggarakan sebanyak sembilan kali dan diakui sebagai penyelenggara Instameet terbesar di dunia yang diselenggarakan di 54 kota secara serentak antara lain Jakarta, Gresik, Pontianak, Banten, Semarang, Medan, Surabaya, Tenggarong, Jombang, Jember, Manado, Bekasi, Balikpapan, Yogyakarta, Banjarmasin, Pekalongan, Solo, Padang, Makassar, Cirebon, Aceh, Tanjung Pinang, Malang, Tegal, Tasikmalaya, Pemalang, Samarinda, Banyumas, Sukabumi, Batam, Bali, Palu, Bandung, Pekanbaru, Majalengka, Lampung, Kendari, Indramayu, Depok, Madiun, Palembang, Bogor, Ternate, Bontang, Lombok, Dumai, Tuban, Cikarang, Jambi, Ponorogo, Temanggung, Ketapang, Palangkaraya, dan Flores.  Dari sekian banyak kota yang mengadakan Instameet, mereka tidak ada waktu yang spesifik untuk mengadakan Instameet. Namun, pada umumnya diadakan pada akhir pekan dan setiap minggu diadakan secara rutin oleh berbagai kota, jadi pada dasarnya setiap minggu pasti ada Instameet. 
Hastag yang meramaikan WWIM13 SurakERTHA
 #wwim13
#LifeOnEarthWWIM13
#MyEarthAction
#wwim13earth
 #wwim13SurakErtha
#instameetIndonesia
#instameetSKA
#eksploreKotaSolo
#eksploresukoharjo
#igerspelajarSolo
#urbexpeoplesoc
 #wwim13Indonesia


cerpen My Letna Dr



My Letna Dr
 Semua sudah berubah, seiring senja yang menghantarkan kepergiannya. Aku tahu itu semua sudah keputusannya, hembusan nafasku mulai kuperbaiki setelah hentakan kakiku berpijak dibumi ini, mengejar siluet yang kini pergi... aku tak tahu rencana apa selanjutnya...



 
“aku hanya merpati putih, terbang menerjang badai tinggi diawan menghilang dilangit yang hitam.. selamat berpisah kenangan bercinta. Sampai kapankah jadinya aku harus menunggu hari bahagia, seperti dulu?” (merpati Putih – astrid)
******
“gubraakkk!!” lamunanku terhenti, melihat paras cantik mata sipit dan gaya khasnya, aku kenal dia! Sahabatku Mira, kulirik sebentar.. seonggok aneka ragam artikel dan cover buku seperti yang aku kenal menghanyutkan lamunanku! “deadline udah semakin dekat beb, lu kenape?” kembali aku tersadar akan beberapa deadline tugas kepenulisanku yang urung kujamah sekian tempo berlalu lalang pergi perlahan. “yaa gampang, akikah sedang badmood bo’! buat bercinta sama tugas-tugas semua” jawabku santai, terbiasa mengatakan ‘aku’ sebagai ‘akikah’. Dengan gayanya casual Mira pergi begitu saja mengacuhkan alibi ku, hanya nampak punggungnya mengiringi kepergiannya.
“secangkir kopi, sepertinya bisa membiusku mengerjakan deadline ini” kataku dalam hati.
Kulirik arloji tanganku, sepintas kuperhatikan dengan seksama jam menunjukkan angka cantik, “heuumm... cantik sepertinya aku suka dengan moment ini” kata ku perlahan, lalu kupalingkan wajahku mengarah semut-semut kecil monitor yang biasa kugunakan untuk nglembur beraneka deadline dikantor ini, “GANBATTE!” jariku begitu lihay menari-nari diatas keyboard nan usang, seketika waktu pun berlalu... tak terasa dentuman lagu khas korea dihandphone kesayanganku memekakan keseriusanku,
Neol saranghandan iyuro nae ane deo gadugoji chige haesseotji, nae yaksimi manhatda neol geuraeseo irheotda.....
“Hallo!” jawabku
“aku tunggu dicafe 3424, now!” jawabnya singkat
“baiklah...” jawabku santai
Tuutttt....tuutttt...ttuuuttt.... “kebiasaan ini orang, telpon langsung dimatiin” tak sadarku menghujat  handphone kesayanganku. Diliriknya Lita, rekan kerjaku sambil bergumam lucu “mungkin dia lelah” tertawa mengidik perlahan. “whatever!” kataku dalam hati, berlalu menuju keluar kantor.
*****
Senja nan permai, gemuruh kendaraan bermotor mulai pecicilan antara satu dengan yang lain.. ku telusuri sudut kota senja hari ini, ku nikmati senja diperjalanan. Nampak menyenangkan bila ku berlari menuju sunset dilapangan hijau disana, namun urung ku lakukan karena semua itu wacana, hanya motor kesayanganku menggiring ku menuju cafe 3424 tempat Letna kekasihku yang kini sudah resmi bekerja di RSUD dikota ini.
Seperti hari itu, kami memilih berada dicafe 3424 dikursi yang ada dibawah sebuah pohon besar. Daun-daun kering menggunung menutupi kaki-kaki kursi kami. Injakan kami menciptakan nada, yang kadang membuat kami tertawa sendiri.
“maafkan aku, sedikit terlambat karna aku sedang nglembur beberapa artikel kepenulisanku yang urung ku jamah beberapa minggu ini” kata ku pelan
“iya, tak apa. Aku baru saja berada disini, sudah menghabiskan beberapa logistic dan softdrink dicafe ini” sindirnya pelan
Pertemuan singkat ini, selalu kami lakukan disela-sela kesibukan kami yang berbeda profesi. Kami telah menjalani hubungan ini, saat aku menginjak bangku kuliah disemester 5, tetapi dia sudah coas. Tidak ada masalah apapun, hari berganti minggu, minggu berganti bulan dan bulan berganti tahun, kami lalui semua berjalan biasa saja. Hingga pada akhirnya hubungan ini tidak diketahui keberadaannya...
*****
Ku renggangkan urat-urat tubuh ini, tubuh ini menandai apa yang ada di sekitarnya. Seperti tubuhku yang seakan merasakan apa yang akan terjadi padaku nanti, ditaman kota seiring hembusan angin menyapa kehadiran ku ditaman ini. Sebagai penulis, memang suasana seperti ini yang ku inginkan untuk melatih imajinasiku dalam merangkai kata. Hanya merangkai kata memang.
Ekor mata ini selalu saja memperhatikan dengan seksama anak-anak yang sedang asyik bergelut memperebutkan bola, tampak bahagia sekali!
3 jam sudah aku bergelut dengan beberapa rentetan kata, entah apa yang kutulis inginku segera menyusul Letna ditempat ia bekerja dengan pasien-pasiennya.. “Aku merindukannya Tuhan” kataku dalam hati... Tuhan selalu saja berhak membolak-balikan perasaan hambaNya.
*****
Pemandangan RSUD tempat Letna bekerja memang tak pernah sepi, kuperhatikan dengan seksama beraneka ragam pasien yang berhasil ku lewati. Dalam jeda itu, tak henti aku mengamatinya. Aku tetap tak bisa berlalu menangkap apa yang ia rasakan. Mata mungkin adalah penunjuk yang paling kuat. Ia melukiskan apa yang sedang terjadi didalam. Sebuah indikator hati. Aku selalu dapat merasa ada sesuatu yang muram pada dirinya, setiap kulihat tatapannya. Walau ia tengah tersenyum sekalipun.
Lalu ia berbalik. Sejenak kulihat jas panjangnya terayun oleh angin dan langkahnya, lalu lenyap begitu saja diantara tubuh-tubuh berlalu lalang.
*****

Setiap hari, setiap waktu.. aku selalu datang dan hadir di RSUD itu, menyapa rekan-rekan Letna hingga ku beranjak menyapanya.. setiap hari, setiap waktu di kota senja itu, aku tak bisa menolak bila sejak itu  aku mulai menunggunya, dan selalu membayangkan sebuah cincin melingkar dijari manisku serta, beberapa pesta memeriahkan kebahagiaan kami...
Atau mungkin aku akan pergi, dari Letna seorang dokter yang urung memberi ku sebuah kepastian hubungan ini... sampai kapan kah aku menunggu ?
Walau dalam hati, tanpa bisa kuhindari, aku mulai bertanya-tanya kenapa dan kenapa. Begitu mudah berkata “kapan kita akan menikah?” aku sering melihat kawan-kawan ku bersenda gurau menikmati senja bersama keluarga kecilnya. Tapi selalu saja, pada akhirnya ku letakkan pertanyaan-pertanyaan itu dibagian paling akhir dari hari-hariku. Ini setidaknya membuatku merasa lebih ringan.
Disenja itu, selalu ku ingin berlari mengejar siluetnya. Siluet kehidupan yang kelak entah kapan kami bina. Setidaknya aku bertahan melalui ketidakpastian, menunggu hari bahagia itu layaknya merpati putih.
*****

akibat nelat... biar dibilang GAUL

kali ini gue mau bercerita tentang kegalauan gue! kegelisahan gue! selama minggu ini... *tarikNapasPanjang*
bentar lagi gue mau menempuh ujian akhir semester! Akhir bo'! akhir dari semester gue yang unyu, semester 3!! dimana hidup mati gue akhir semester 3 ini, bisa menyelamatkan IP gue atau enggak, pilihannya bisa naikkk *syukur Alhamdulillah* atau IP gue turun *naudzubillah* *biar kelihatan serem-seremnya*

minggu ini bisa dibilang minggu tenang, tp buat gue ini yang namanya minggu PANIKKKK!!
gue PAANIIIKKK bo'! meski dirumah terus sambil naikin berat badan gue *lagi* gue galau setingkat ubun-ubun >__<

kenapa oh kenapa??
gara-gara kekhilafan gue, 
keliaran gue, dan kecuekkkannn gue...  T_T
terhadap salah satu mata kuliah ini, gue bener-bener dilanda ketakutan setingkat gedung lantai 4 di kampus gue! kenapa? anda penasaran?? gue juga... *korban Iklan*

maklum jika semester 1 and 2 gue rajin-rajinnya berangkat kuliah bahkan NIHIL ga ada bolong-bolongnya atau jarang mata kuliah gue rnodai XD
kali ini semester 3, gue maless lebih males lagi kuliah 
entah kenapaa, tp gue engga lupa yang namanya wajib 'ain ngerjain tugas tepat waktu meski jarang masuk di salah satu mata kuliah gue yang bolong 5! gilaakkk... 14 kali pertemuan gue nodai 5 T_T akibatnya tidak lengkap 75% untuk syarat mengikuti Ujian Akhir Semester!! Seeediiih bro' ini makul bener-bener menguras otak gue terhadap semua materi yang seabrekkk >_<

kehilafan gue selanjutnya,
biasanya bokap gue slalu gue sms, jatuh tanggalnya pembaayaran SPP gue! gue termasuk rajin meminta duit ke bokap gue! bokap gue sebisa mungkin berusaha ontime ngasih gue duit dan seharusnya gue segera membayarnya tepat waktu, maklum gue mahasiswi yang rajin dan disiplin *sesuai sikon gue sendiri sihhh*
then... kali ini gue sengaja bayarnya engga tepat waktu, alias nelatttt men nelattt -__-" biar dibilang gaul katanya temen-temen gue sihhh
alhasilll dari ketelatan gue berbuah benih-benih kegalauan sampai sekarang... seharusnya minggu tenang menyiapkan mental fisik dan batin malah berbuah menjadi kepanikan... tiada akhirrr...

*singkat cerita*
kemaren gue bayar SPP semester 3  ke bank, dan gue mendapat slip setoran seperti biasanya bersama teman seperjuangan yang sama-sama janjian nelattt bayar SPP, selanjutnya awal bulan ditahun 2014 gue ambil kalender 2014 dan gue menapaki kesuatu ruangan. akhirnya alamat ditolak karena pengambilan kartu tanggal 8 Januari, tepat hari ini >___< oh my God!!
endingnya gue nitip kartu mahasiswa gue dan slip setoran ke teman seperjuangan gue namanya Titik Lestari.
*esok hari 08 Januari 2014*
gue send message ke temen gue si Titik

gue = sayang, kamu udah ambil kartu UASnya belum? gimana, kartu UAS gue ada yang disilang gaa? atau boleh mengikuti semua?

Titik = belum sayang, belum tak ambil :D

*satu jam empat belas detik*
hape gue berbunyi alias getar
Titik = sayang, belum boleh diambil kartu UASnya. gara-gara bayarnya kita nelat. bolehnya diambil hari Sabtu gimana sayang?

gue = T_T yawis tak ambil hari sabtu, seusai nonton drama sayang. *seketika pasrah begitu saja*

Titik = aku nitip yah sayang.

gue saat ini bener-bener galau T_T bagaimana tidak, gue takut brooo takut gara-gara kejeniusan gue ngebolos 5 kali di salah satu mata kuliah itu.
akhirnya gue buka twitter.
gue mention temen kelas gue dan memastikan, untuk memastikan dia udah memiliki kartu UAS atau belum.

@tetty3424 = kamu udah dpet kartu UASnya @aprilsastra
@aprilsastra = belum, masih di bawa dina *slah satu temen kelas gue juga sihh yang kerjaannya ngurusin kartu UAS dan lainnya*

akhirnya gue langsung mention, tanpa berbelit-belit gue curcol, di sosmedia itu... :) dan si april kasih tau gue supaya buka situs web, gunanya? apalagi untuk melihat itu jadwal UAS.. *jreng jreeng* gue capture jadwal UAS itu dan gue kembali mention si april untuk memastikan kalo gue boleh mengikuti UAS untuk semua makul yang gue ambil, ada perasaan lega meski dikit namun biar nambah lega bangeeettt gue peerluuu menunggu hari SABTU untuk mengambil kartu UAS gue! oke fine kalo itu yang dimau... segala konsekuensi nya gue harus menerima semuanya.. *kriiiikkkkrikkk*  dan gue gaaa akan mengulanginya lagi, apapun itu...

-SEKIAN-

untukmu Ayah...

kali ini, aku akan menuliskan kerinduanku dengan Ayah ku yang kini berada jauh disana. dengan segala permasalahan yang kini ku hadapi, selalu kutulis sebuah kalimat sesuai dengan isi hati ku saat ini. meski terkesan berlebihan, tapi ini apa adanya. aku hanya ingin meras lega dihati ini, karena aku bisa curhat di blog ku sendiri ^^
Ayah... tolong hentikan air mataku ini Ayah! disaat aku benar-benar merasa tak kuat lagi menahan cobaan yang Allah berikan untukku :(

Ayah ku mohon berikan aku sedikit kekuatan dari mu, disaat mereka menghina kita (lagi) Ayah, keluarga kita..
beri tahu mereka sekali lagi beri tahukan mereka diluar sana Ayah! teriakan kepada mereka yang menghina kita Ayah, jelaskan kepada mereka! katakan dengan lantang Ayah, bahwa Ayahku bertanggung jawab dan Ayah suami dari Ibuku serta adik dan kakaku... 
sekali lagi Ayah, kumohon sekali lagi agar mereka tahu Ayah mencintai dan menyayangi kami dengan segenap jiwa raga. jangan sembunyi Ayah, kumohon Ayah jangan sembunyi dari apa yang terjadi kepada keluarga kita Ayah....
Ayah katakan pada mereka "SUATU SAAT ANAK-ANAKKU SUKSES! DAN MEMBAHAGIAKAN AKU!"

sungguh Ayah, hati kecil ku ingin menjerit memanggil namamu mu Ayah :'(
mereka begitu jahat Ayah, mereka selalu menghina kita!
mereka begitu sadisnya melontarkna kata-kata dibibir manisnya tentang kita, Ayah
kenapa Ayah? Mengapa? dunia begitu kejam terhadap aku dan terhadap kita, apa mereka tidak mengerti manusia tidak ada yang sempurna, mereka begitu faham dan sangat mengerti ajaran agama yang mereka anut! tetapi mengapa Ayah, mereka tidak mengetahui arti dari kekurangan yang dimiliki setiap manusia terlebih kekurangan di keluarga Ayah? mengapa? aku ingin penjelasan sekarang! kumohon datanglah Ayah, jelaskan padaku arti semua ini, arti semua penghinaan  ini... aku mohon.
Jika kau tak datang saat ini, aku mohon datanglah kedalam mimpiku dari tidur malamku..serta kecup keningku dari jauh ayah, agar aku merasakan kehangatan dari mu! Kehangatan dari ayahku yang kurindukan sejak lama itu...
Ayah, sungguh batin ini benar-benar tidak kuat, bagaikan pisau mengais-ngais disekujur tubuhku ayah.
kejadian itu selalu teringat dibenakku.. aku mohon Ayah, buat aku mengerti dari arti cobaan ini, aku gadis kecilmu yang sangat menyayangimu Ayah, do'a ku selalu ku panjatkan kepadaNYA. agar Tuhan selalu melindungi mu dimana pun berada...
buat aku mengerti Ayah, beri aku penjelasan untuk mereka agar tak menghina kita lagi Ayah...
Ayah... aku sungguh merindukanmu...

-ttY 7Januari 2014-

FENOMENA Bang Raditya Dika! 12 November 2013

halooohhh...
kali ini gue baru sempet-sempetnya posting pengalaman gue yang cetar membahana! meski baru saja gue posting di blog -_- padahal pengalaman gue udah bulan lalu... tepatnya tanggal 12 November 2013 -_-"
maklum ajah! gue bener-bener ngrasain jadi mahasiswi yang super busy, rada pamer dikit sihh~ kesibukan gue karna banyak tugas kuliah yang perlu banget gue jamah! dan sangat perlu gue pacarin!XD
kalo ngomongin tugas gaaaa ada habisnya... dan gue mau sharing pengalaman gue ketemu langsung dengan bang Raditya Dika! dan lo lo semua jangan niru adegan gue dan teman-teman gue perankan, karna itu baru pertama kali gue dan teman-teman gue melakukan hal seperti itu! menjadi alayer's *seketikaHening* XD

malam itu .....11 November 2013,  gue relain nglembur bikin bando yang ber title kan 
"AKU" "CINTA" "BANG" "RADIT" untuk gue dan ketiga teman-teman gue dipasang dikepala manis gue dan teman gue, sedangkan temen gue Aseh dan Efi bikin poster yang kalimatnya super alay "BANG RADIT GUE JOMBLO LOHH" "FOLLOWBACK EAAAKKK" "AKU CINTA BANG RADITYA DIKA" semua itu kita lakukan dengan tujuan yang sama untuk bisa jadi penonton paling gaul di solo...

pagi hari tanggal 12 November 2013 tepatnya  hari selasa, biasanya gue kuliah pagi set jam 7 tapi kali ini gue relain engga masuk kuliah karena sengaja sekali untuk datang keacara yang diadakan anak FISIP UNS  dengan tema "MENULIS STAND UP COMEDY BERSAMA RADITYA DIKA", dan kalian perlu tau gue pesan tiket itu jauh-jauh hari tepatnya akhir bulan Oktober padahal kalo akhir bulan gue lagi kantong kering -_-" alhasil gue pinjem tuh duit nyokap dengan alasan mengerjakan tugas! OMG! maafin gue ya Allah...
gue bersama Efi dan Aseh gaspol ke UNS pukul 10 pagi dengan menggunakan sepeda motor, padahal acara baru dimulai tepat pukul 12 Siang! tujuannya? yahhh gue dan teman-teman gue pengen dapet tempat duduk paling depan dan paliiiingggg manisss, karena pengalaman sebelumnya di kampus tercinta UMS nonton bang Radit dapet tempat duduk paling tengah dan susah menjangkau bang Raditya! ini foto yang udah gue save satu tahun yang lalu.... -_-" ketika gue dan teman-teman nonton talkshow bang Radit di UMS...